SMPN 1 Kendari Luncurkan Program Satu Siswa Satu Pohon guna Hijaukan Area Sekolah

Masalah pemanasan global dan penurunan kualitas udara perkotaan memerlukan aksi nyata dari seluruh lapisan masyarakat, termasuk dunia pendidikan. SMPN 1 Kendari mengambil langkah revolusioner dengan meresmikan program Satu Siswa Satu Pohon sebagai bagian dari komitmen sekolah terhadap pelestarian lingkungan hidup. Program ini bertujuan untuk mentransformasi area sekolah menjadi ruang terbuka hijau yang asri sekaligus memberikan tanggung jawab personal kepada setiap siswa untuk merawat makhluk hidup. Dengan melibatkan ribuan siswa dalam gerakan penghijauan ini, sekolah berharap dapat memberikan kontribusi signifikan terhadap paru-paru kota Kendari.

Implementasi program Satu Siswa Satu Pohon dimulai dengan pembagian bibit pohon yang sesuai dengan karakteristik tanah di lingkungan sekolah. Setiap siswa diberikan kebebasan untuk memilih jenis pohon, mulai dari pohon peneduh seperti ketapang kencana hingga pohon buah yang memiliki nilai edukasi gizi. Penanaman dilakukan secara serentak di area-area yang telah dipetakan oleh tim Adiwiyata sekolah. Keunikan dari program ini adalah setiap pohon diberi label nama siswa yang menanamnya. Hal ini menciptakan ikatan emosional antara siswa dan pohon tersebut, sehingga muncul rasa memiliki yang kuat untuk memastikan pohon tersebut tumbuh dengan subur hingga mereka lulus nanti.

Kegiatan Satu Siswa bukan hanya berhenti pada saat penanaman saja. Setiap pagi sebelum bel masuk berbunyi, siswa diwajibkan untuk memeriksa kondisi pohon mereka masing-masing, memberikan air, dan memastikan tidak ada hama yang mengganggu. Rutinitas ini adalah bentuk pendidikan karakter yang luar biasa dalam melatih konsistensi dan kepedulian. Melalui interaksi harian dengan alam, siswa belajar tentang siklus kehidupan, pentingnya fotosintesis bagi ketersediaan oksigen, dan bagaimana sistem akar membantu menjaga kestabilan tanah serta serapan air tanah di lingkungan SMPN 1 Kendari.

Selain dampak ekologis, program Satu Siswa Satu Pohon juga memberikan kenyamanan termal bagi seluruh warga sekolah. Area sekolah yang sebelumnya terasa gersang kini berangsur-angsur menjadi sejuk dan teduh. Penurunan suhu udara di sekitar ruang kelas secara tidak langsung meningkatkan fokus belajar siswa karena suasana menjadi lebih nyaman untuk berpikir. Pohon-pohon tersebut juga berfungsi sebagai filter alami yang menyaring debu dan polusi suara dari jalan raya di sekitar sekolah. Keberhasilan penghijauan ini menjadikan SMPN 1 Kendari sebagai laboratorium alam yang hidup, di mana pelajaran biologi bisa dipraktikkan langsung di luar kelas tanpa harus pergi jauh.