Mata Kena Zat Kimia? Panduan Bilas yang Aman dari SMPN 1 Kendari

Zat kimia, baik yang bersifat asam maupun basa kuat, dapat merusak kornea mata hanya dalam hitungan detik. Jika Mata Kena Zat Kimia percikan cairan pembersih, deterjen, atau bahan laboratorium, hal pertama yang harus dilakukan adalah jangan mengucek mata. Mengucek mata hanya akan membantu zat kimia masuk lebih dalam ke jaringan mata atau menyebabkan luka gores pada permukaan bola mata yang sangat sensitif. Langkah aman yang paling krusial adalah segera melakukan pembilasan atau irigasi menggunakan air bersih yang mengalir secara terus-menerus.

Proses bilas mata ini sebaiknya dilakukan selama minimal 15 hingga 20 menit tanpa henti. Gunakan air mengalir dengan tekanan yang lembut, atau jika tersedia, gunakan larutan saline (cairan infus). Pastikan air mengalir dari arah hidung ke arah telinga agar zat kimia yang dibilas tidak masuk ke mata yang satunya lagi. Selama proses pembilasan, korban harus berusaha membuka kelopak matanya lebar-lebar dan memutar bola mata agar air dapat menjangkau seluruh bagian di bawah kelopak mata yang mungkin menjadi tempat bersembunyi sisa-sisa zat kimia.

Siswa di Kendari juga diajarkan untuk segera mengenali jenis zat yang terpapar jika memungkinkan. Zat yang bersifat basa (seperti pembersih saluran air atau pemutih) sering kali jauh lebih berbahaya daripada zat asam karena mereka bisa menembus jaringan mata lebih dalam dan terus merusak sel selama belum benar-benar dibersihkan. Dalam panduan ini, ditekankan bahwa pembilasan harus menjadi prioritas utama bahkan sebelum mencari transportasi ke dokter. Menunda pembilasan selama beberapa menit saja bisa menjadi penentu antara kesembuhan total atau kebutaan permanen.

Setelah dilakukan pertolongan pertama berupa irigasi, langkah selanjutnya adalah menutup mata secara longgar dengan kain kasa steril atau kain bersih tanpa memberikan tekanan pada bola mata. Segera bawa korban ke fasilitas kesehatan terdekat, puskesmas, atau dokter spesialis mata untuk pemeriksaan lebih lanjut. Jangan mencoba memberikan tetes mata sembarangan atau menggunakan obat herbal tanpa instruksi medis, karena bahan-bahan tertentu justru dapat bereaksi dengan zat kimia yang masih tersisa di mata dan memperparah kerusakan.