Kendari Youth Forum: SMPN 1 Kendari Suarakan Hak Anak di Tingkat Pemerintah

Partisipasi anak dalam proses pembangunan daerah merupakan salah satu pilar penting untuk mewujudkan kota yang ramah anak. Melalui wadah Kendari Youth Forum, para pelajar kini memiliki ruang yang sah dan diakui untuk menyampaikan aspirasi mereka secara langsung kepada para pengambil kebijakan. Forum ini menjadi tempat di mana suara-suara muda tidak lagi dianggap sebagai sekadar pelengkap, melainkan sebagai kontribusi pemikiran yang segar dan jujur mengenai kondisi lingkungan tempat mereka tinggal. Dengan melibatkan remaja dalam diskusi publik, daerah sedang menyiapkan calon pemimpin masa depan yang memiliki kepedulian tinggi terhadap masalah sosial dan tata kelola pemerintahan yang baik.

Salah satu motor penggerak utama dalam gerakan ini adalah para siswa dari SMPN 1 Kendari Suarakan Hak Anak dengan penuh keberanian dan integritas. Mereka tidak hanya berbicara mengenai kebutuhan fasilitas sekolah, tetapi juga mengangkat isu-isu yang lebih luas seperti perlindungan dari kekerasan, hak mendapatkan pendidikan yang inklusif, hingga penyediaan ruang terbuka hijau yang aman bagi remaja. Melalui forum ini, para siswa belajar bagaimana menyusun argumen yang sistematis, melakukan advokasi, dan memahami mekanisme birokrasi pemerintahan. Ini adalah praktik demokrasi yang nyata, di mana anak-anak belajar bahwa suara mereka memiliki kekuatan untuk mendorong perubahan positif di masyarakat.

Aktivitas yang dilakukan di forum ini menjangkau hingga ke Tingkat Pemerintah kota dan provinsi, di mana perwakilan siswa seringkali diundang dalam rapat perencanaan pembangunan (Musrenbang). Interaksi antara pejabat publik dan pelajar ini menciptakan komunikasi dua arah yang sangat berharga. Pejabat pemerintah mendapatkan perspektif baru mengenai apa yang sebenarnya dibutuhkan oleh generasi muda, sementara siswa mendapatkan pemahaman mengenai tantangan dan keterbatasan dalam pengambilan kebijakan. Sinergi ini memastikan bahwa program-program pemerintah daerah benar-benar tepat sasaran dan mampu mengakomodasi hak-hak dasar anak sesuai dengan amanat undang-undang yang berlaku.

Gerakan kepemudaan di wilayah Kendari ini telah membuahkan berbagai hasil nyata, mulai dari perbaikan akses trotoar yang aman bagi pejalan kaki sekolah hingga kampanye antinarkoba yang dipelopori oleh sesama remaja. SMPN 1 Kendari menjadi sekolah rujukan yang berhasil membuktikan bahwa usia muda bukanlah penghalang untuk memberikan kontribusi besar bagi daerah. Mereka diajarkan bahwa hak untuk berpendapat adalah hak asasi yang harus dijalankan dengan penuh tanggung jawab. Dengan aktif di Youth Forum, siswa mengasah kemampuan kepemimpinan, kerja sama tim, dan keberanian bicara di depan publik, yang semuanya merupakan modal penting untuk menjadi agen perubahan di masa depan.