Kesehatan fisik merupakan fondasi utama bagi siswa untuk bisa menyerap ilmu dengan maksimal di sekolah. Namun, di tengah maraknya makanan cepat saji yang kurang bergizi, SMPN 1 Kendari mengambil inisiatif untuk memberikan edukasi praktis mengenai pola makan yang baik melalui kegiatan demo memasak menu sehat yang dipandu oleh seorang koki profesional. Acara ini bertujuan untuk menunjukkan bahwa makanan sehat tidak harus selalu membosankan dan dapat dibuat dengan bahan-bahan yang mudah ditemukan di sekitar kita.
Kehadiran koki profesional di lingkungan sekolah memberikan nuansa baru yang sangat antusias bagi para siswa. Mereka tidak hanya menonton, tetapi juga belajar teknik-teknik dasar dalam menyiapkan bahan makanan yang bergizi tinggi namun tetap lezat di lidah. Koki menjelaskan bahwa pemilihan bahan pangan lokal, seperti sayuran segar, ikan, dan kacang-kacangan, jauh lebih baik daripada mengonsumsi makanan olahan yang mengandung terlalu banyak pengawet atau pewarna buatan. Edukasi langsung dari ahlinya ini jauh lebih efektif dibandingkan sekadar teori di dalam kelas, karena siswa dapat melihat sendiri bagaimana proses transformasi bahan mentah menjadi hidangan yang menggugah selera.
Selama demo berlangsung, koki menekankan pentingnya menjaga nilai sehat dalam setiap masakan. Ia menunjukkan cara mengolah sayuran agar nutrisinya tidak hilang karena proses pemanasan yang terlalu lama, serta memberikan tips untuk mengganti penggunaan penyedap rasa buatan dengan bahan-bahan alami seperti rempah-rempah asli. Antusiasme siswa terlihat saat mereka diperbolehkan untuk mencoba mencicipi hasil masakan tersebut. Banyak di antara mereka yang terkejut karena ternyata makanan yang dianggap “sehat” bisa memiliki rasa yang sangat nikmat dan memuaskan.
Kegiatan ini juga menyentuh aspek kreativitas. Siswa belajar bahwa penyajian makanan yang menarik dapat meningkatkan selera makan, terutama bagi mereka yang biasanya malas mengonsumsi sayur. Koki profesional memberikan panduan bagaimana menata hidangan di atas piring agar terlihat lebih berwarna dan estetis. Keterampilan ini, selain bermanfaat bagi kesehatan, juga bisa menjadi bekal berharga bagi siswa untuk mengeksplorasi minat mereka di bidang kuliner. Siapa tahu, dari kegiatan sederhana ini, muncul bibit-bibit koki muda berbakat dari SMPN 1 Kendari yang nantinya akan mempromosikan pola makan sehat ke level yang lebih luas.