Pendidikan kewarganegaraan di sekolah sering kali hanya dianggap sebagai hafalan tentang undang-undang atau struktur pemerintahan. Namun, SMPN 1 Kendari memberikan ruh baru pada materi ini melalui penguatan konsep civic virtue atau kebajikan warga negara. Program ini dirancang untuk menanamkan rasa memiliki dan tanggung jawab yang mendalam terhadap kemajuan bangsa dan negara, yang dimulai dari lingkup terkecil yaitu lingkungan sekolah. Fokus utamanya adalah mencetak warga negara yang bertanggung jawab, yang tidak hanya menuntut haknya, tetapi sadar sepenuhnya akan kewajiban sosial dan moralnya terhadap sesama serta lingkungan sekitarnya.
Civic virtue di SMPN 1 Kendari diimplementasikan melalui pembiasaan disiplin dan ketaatan terhadap aturan kolektif. Siswa diajarkan bahwa peraturan sekolah bukan dibuat untuk membatasi kebebasan, melainkan untuk menjaga harmoni dan keadilan bagi semua pihak. Mencetak warga negara yang bertanggung jawab dimulai dengan hal-hal sederhana seperti membuang sampah pada tempatnya, menaati atribut seragam, hingga menghargai waktu saat pergantian jam pelajaran. Dengan melakukan hal-hal ini, siswa belajar bahwa tindakan individu mereka memiliki dampak langsung pada kenyamanan publik. Kesadaran akan keterkaitan antara perilaku pribadi dan kepentingan umum adalah inti dari kebajikan kewarganegaraan.
Selain itu, sekolah juga mendorong partisipasi aktif siswa dalam kegiatan organisasi dan pengambilan keputusan di lingkungan sekolah. Melalui wadah seperti OSIS dan berbagai klub minat, siswa dilatih untuk berdemokrasi secara sehat. Civic virtue dipraktikkan saat siswa belajar menyampaikan aspirasi dengan cara yang sopan dan menghargai hasil keputusan bersama meskipun tidak sesuai dengan keinginan pribadi. Proses ini sangat efektif untuk mencetak warga negara yang bertanggung jawab, yang memiliki jiwa kepemimpinan namun tetap rendah hati dan menjunjung tinggi musyawarah. Siswa belajar bahwa menjadi bagian dari sebuah komunitas berarti siap untuk berkontribusi dan bekerja sama demi tujuan yang lebih besar.
Pentingnya kepedulian sosial juga menjadi pilar utama dalam civic virtue di SMPN 1 Kendari. Siswa secara rutin dilibatkan dalam kegiatan bakti sosial, kampanye lingkungan, dan aksi kemanusiaan lainnya. Mencetak warga negara yang bertanggung jawab berarti menumbuhkan rasa peka terhadap penderitaan orang lain. Dengan berinteraksi langsung dengan masyarakat yang kurang beruntung, siswa belajar untuk bersyukur dan merasa terpanggil untuk memberikan solusi bagi permasalahan sosial di sekitarnya. Kebajikan ini membentuk karakter mereka menjadi pribadi yang tidak apatis terhadap kondisi bangsa, melainkan aktif menjadi agen perubahan yang solutif.