Pengolahan hasil perikanan menjadi makanan awetan kaya gizi merupakan salah satu keterampilan kriya pangan yang sangat bermanfaat untuk dipelajari oleh para siswa di sekolah. Daging ikan segar memiliki kandungan protein tinggi serta omega tiga yang sangat baik untuk mendukung pertumbuhan fisik dan kecerdasan otak generasi muda. Proses pembuatan produk olahan serat daging ikan ini mengajarkan siswa tentang penerapan standar kebersihan pangan yang ketat mulai dari pemilihan bahan hingga pengemasan akhir. Keterampilan pengolahan pangan ini dapat memicu jiwa kewirausahaan siswa untuk melahirkan produk makanan sehat buatan lokal yang disukai masyarakat.
Langkah pertama diawali dengan pemilihan ikan segar berukuran besar yang memiliki daging tebal, mata bening, serta aroma khas laut yang segar bebas dari pembusukan. Daging ikan kemudian dibersihkan dari sisik, kotoran dalam, dan tulang, lalu dikukus hingga matang sempurna sebelum disuir-suir menjadi serat halus yang seragam. Kegiatan pembuatan produk makanan sehat ini mewajibkan seluruh siswa memakai celemek, sarung tangan steril, dan penutup kepala guna menjaga kebersihan bahan dari kontaminasi bakteri. Penambahan bumbu-bumbu alami seperti bawang merah, bawang putih, ketumbar, serta santan kelapa memberikan cita rasa gurih yang khas dan lezat.
Serat daging ikan yang telah tercampur rata dengan bumbu halus kemudian sangrai di atas wajan berapi kecil sambil terus diacak agar kering secara merata dan tidak gosong. Penggunaan mesin peniris minyak atau spinner sangat dianjurkan untuk membuang sisa kadar minyak sehingga hasil akhir abon menjadi renyah dan memiliki daya simpan lama. Keberhasilan pembuatan produk olahan berprotein tinggi ini ditentukan oleh ketelitian dalam mengontrol tingkat kematangan dan kekeringan serat daging ikan saat pengolahan berlangsung di dapur praktek. Setelah dingin, abon ikan langsung dikemas dalam wadah kedap udara yang bersih dan diberi label merek buatan siswa.
Pelatihan kriya pangan ini dapat didampingi oleh petugas dinas kesehatan lokal untuk memberikan pemahaman mengenai standar keamanan pangan dan sertifikasi halal produk makanan. Siswa juga diajarkan cara menyusun informasi nilai gizi, tanggal kedaluwarsa, serta desain kemasan produk yang menarik agar siap bersaing di pasar modern. Kegiatan praktek ini terbukti sangat diminati oleh para siswa karena memberikan hasil nyata berupa produk makanan lezat yang dapat dinikmati bersama keluarga di rumah. Pengalaman mengolah makanan sendiri menanamkan kebiasaan mengonsumsi makanan sehat, alami, dan bergizi tinggi pada diri murid.
Mengembangkan keahlian pengolahan pangan lokal bagi para pelajar merupakan langkah strategis dalam mendukung ketahanan pangan keluarga dan kemandirian ekonomi masyarakat. Siswa yang memiliki jiwa wirausaha pangan akan mampu memanfaatkan potensi sumber daya alam sekitar untuk menciptakan peluang usaha baru yang menguntungkan di masa depan. Mari kita dukung terus program prakarya pangan sehat di sekolah-sekolah sebagai wadah pembentukan karakter kreatif, inovatif, dan mandiri bagi anak bangsa. Produk pangan olahan hasil karya siswa menjadi bukti nyata bahwa generasi muda mampu melahirkan karya berkualitas dan bermanfaat.